Seorang peramal muncul di tengah-tengah Kota Baghdad. Peramal itu begitu lihai dan berhasil menarik perhatian orang-orang. Dari aksinya itu, dia berhasil meraup banyak sekali keuntungan. Hingga suatu hari, Abu Nawas yang cerdas datang ke kiosnya untuk membuktikan. Apakah peramal itu benar bisa meramal masa depan? Ataukah hanya seorang penipu saja?
"Juna!" Jessica memanggil lantang, "Gue, kan, pake rok. Masa gue lompatin pagar belakang sekolah, sih? Yang bener aja, lo!" Di sinilah petualangan dimulai. Hingga pada akhirnya aku tahu, mengapa seorang Jessica bisa mengetahui namaku. Mengapa seorang perempuan super-populer di sekolah bisa mengetahui nama seorang Juna? Juna si laki-laki, yang selalu dikasih julukan 'seperti perempuan' hany…