Text
Hapalan Shalat Delisa
Novel tentang bacaan shalat anak 6 tahun denga latar bencana Tsunami ini sangat mengharukan. Nilai keikhlasan dengan halus di jalin pengarangnya ke dalam plot cerita dunia kanak-kanak ini. Saya membacanya dengan rasa sentimental, karena selepas tsunami saya pernah bolak balik ke Lhok Nga itu.” —Taufik Ismail, Penyair
“Buku yang indah dan ditulis dalam kesadaran ibadah. Buku ini mengajak kita mencintai kehidupan, juga kematian, mencintai anugerah juga musibah, dan mencintai indhanya hidayah.” —Habiburrahman El Shirazy. Novelis/Penulis best seller ayat-ayat cinta
Novel ini disajikan dengan gaya sederhana,namun sangat menyentuh. Penulis berhasil menghadirkan tokoh-tokoh dan suasana dengan begitu hidup, Islami dan Luar biasa. Pantas dibaca oleh siapa saja yang ingin mendapatkan pencerahan rohani.” —Ahmadun Yosi Herfanda. Sastrawan dan Redaktur Sastra Republika
Dramatis tanpa perlu hiperbolic. Menyentuh tanpa perlu mengaharu-biru. Kecerdasan dalam kepolosan. Terkadang malu sendiri ketika menyimak si mungil Delisa. Seolah menonton film dokumenter ketika membacanya lembar demi lembar. Two thumbs up!” —Azzar Kuntoazi. Fotogafer, Pembaca pertama novel ini; penikmat sastra.
Tidak tersedia versi lain