Text
Mencermati Hakikat Diri
Manusia memiliki seribu satu misteri yang selalu berkem- bang mengikuti gerak jaman. la ditinjau dan diungkapkan dari berbagai dimensi dari waktu ke waktu, namun tak pernah memberikan jawaban yang pasti dan tuntas. Pertanyaan selalu menghadang manusia mengenai hakikat dirinya: "Kita ini dari mana, mau kemana, apa maksud dan tujuan hidup ini, mengapa kita harus ada didunia?".
Ada dua kutub aliran yang berusaha menjelaskan tentang manusia. Pertama, kutub Empiris yang meninjau manusia dari segi yang tampak dan dapat diindera, baik melalui kacamata ilmu Biologi, Fisika, Kimia, Sosial, Kejiwaan dan lain-lain. Sedangkan yang kedua disebut kutub non empiris spiritualis yang membahas manusia dari kacamata kepercayaan, agama dan kerohanian.
Sebenarnya ada kutub ketiga yang berbicara tentang hakikat manusia secara menyeluruh, yakni Metafisika. Dengan memakai teropong metafisika inilah, manusia dapat mengenal diri dari awal proses kejadiannya sampai bagaimana dia harus berhubungan secara langsung dengan sang Pencipta.
Buku ini mengajak pembacanya untuk merenungi awal proses penciptaannya beserta unsur-unsur yang membentuk jasmaninya.
Tidak tersedia versi lain